Aku datang bukan untuk berburu madu tapi mencari pemburu madu.

Kami coba beli madu hutan hasil buruan masyarakat di Dusun Tegal Linggah, Buleleng dan rasanya enak sekali. Sayangnya madu tersebut tidak dipanen pada saat usia madu telah matang dan tidak dikemas dengan baik.

Suatu saat nanti mereka akan jual madu dengan standard yang bagus dan dengan kemasan yang jauh lebih menarik, sehingga penjualan mereka makin banyak dan meningkatkan pendapatan keluarga, itulah tujuan kami datang.

Kami kami dengarkan pengalaman dan keluahan mereka dengan seksama, kami bagi pengalaman kami dengan penuh keterbukaan dan kita menuju pada suatu rencana kedepan untuk kemajuan kita bersama.

Begitulah Bali Honey, ingin selalu bermanfaat bagi lebih banyak orang dan terus menambah saudara di setiap jengkal bumi ini.

Dusun Tegallinggah terletak di wilayah Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, sekitar 2,5 jam dari Denpasar. Penduduknya beragama Hindu dan Islam hidup berdampingan dengan rukun.

Tegallinggah berarti suatu tanah kering atau ladang kering yang sangat luas . Bermula dari pendatang dari Bugis dan Palembang yang ahkirnya berlabuh di Pantai Happy di Desa Tukadmungga.

Berada di Dusun Tegal Linggah selalu menyenangkan dan bikin betah, seakan kita sedang berdiri beberapa ratus meter diatas Pusat Kota Singaraja, begitu indah dan sejuk. Air pegunungannya langsung bisa diminum dan terasa sangat segar, saya membawa beberapa liter untuk oleh-oleh.